Jalan Penghubung Menuju 5 Desa Di Kecamatan Pagimana, Rusak Parah
Oleh :
Roby Tipaka (Kades Baloa Doda)
Juandike Dadung, SH (Tokoh Pemuda Desa Bulu)
Jalan Penghubung Kec Pagimana dan 5 Desa (Desa Baloa-Doda, Desa Bulu, Desa Asa'an, Desa Dongkalan, Desa Ampera). dan ada Desa Nain yang berada diantara/Desa yang dilalui apabila menuju 5 Desa tersebut terbilang sangat memprihatinkan.
Jalan tersebut merupakan satu satunya akses penghubung bagi masyarakat yang tinggal di Desa Pelosok. Sebagai akses untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan rumah tangga maupun akses perdagangan. Selain itu menjadi akses bagi anak anak yang melanjutkan pendidikan pada lembaga pendidikan lanjutan yang terletak di pusat Kec Pagimana.
Kerusakan parah hampir di sepanjang jalan, namun lebih parahnya terletak di antara Desa Nain sampai dengan Desa Asaan. Akses antar desa yang ada juga hampir tidak layak dilalui kendaraan bermotor dan sangat membahayakan apalagi dalam kondisi hujan. Jalan tersebut tidak pernah lagi tersentuh dan dilakukan pembenahan secara signifikan lebih dari 10 tahun.
Jalan yang harusnya menjadi sarana yang sangat dibutuhkan hari ini kelihatannya seperti tidak lagi mendapat perhatian khusus. Padahal berbagai Anggota Legislatif dan Kepala Daerah bnyak menjanjikan terkait perbaikan jalan namun pada kenyataannya saat ini kondisi jalan semakin memprihatinkan. Hal ini juga tentunya mengganggu aktifitas dan menghambat laju perekonomian di 5 desa pegunungan.
Ditengah musim penghujan dengan tingkat curah hujan yang tinggi semakin memperburuk kondisi jalan bahkan sangat sulit dan membahayakan bagi pengguna sepeda motor. Hal ini berdampak pada pembangunan struktur dan infrastruktur yang terhambat, lambannya peningkatan kesejahteraan masyarakat, ekonomi yang semakin terpuruk, tingkat dan kualitas pendidikan yang menurun, pengembangan potensi SDA dan pemberdayaan SDM yang statis sampai dengan mobilisasasi perdagangan masyarakat yang terbelenggu.
Untuk dapat layak dilalui oleh kendaraan, masyarakat hanya bisa melakukan penimbunan pada titik titik kerusakan tertentu dengan menggunakan batu, pasir dan tanah. Hingga saat ini akses jalan tersebut masih menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat setempat saat menuju pusat kota Kecamatan Pagimana maupun menuju lokasi perkebunan masyarakat.
Sebagai Tokoh Pemuda Desa Bulu : "Saya Berharap kepada Wakil Wakil rakyat untuk memperjuangkan keinginan masyarakat untuk memperoleh akses prasarana yang memadai dan layak, khusunya kepada Pemerintah Daerah Kab Banggai Prov Sulawesi tengah sebagai pemegang Kekuasaan di Daerah kiranya dalam waktu dekat bisa mengambil langkah serius dalam menyelesaikan problematika masyarakat yang sudah membelenggu kebebasan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan potensi yang ada."
Sebagai Pimpinan Desa Baloa Doda : "Saya berharap ada perhatian dari pemerintah daerah kaitan dengan jalan akses penghubung ke 5 Desa di pegunungan."

Komentar
Posting Komentar